Sabtu, 28 Februari 2015

BUKU NIFAS 1



BAB I
KONSEP DASAR MASA NIFAS

A.    DEFINISI MASA NIFAS
Masa nifas ( puerperium ) dimulai setelah placenta lahir dan berakhir ketika alat – alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas berlangsung selama kira-kira 6 minggu. Wanita yang melalui masa nifas disebut puerpura. Nifas ( puerpura ) berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari, merupakan waktu yang diperlukan untuk pulihnya alat kandungan pada keadaan yang normal.
Masa nifas ( puerperium ) adalah masa pulihnya kembali, mulai dari persalinan selesai sampai  alat-alat kandungan kembali seperti pra-hamil. Lama masa nifas berlangsung 6 – 8 minggu.
Batasan waktu nifas yang paling singkat ( minimum ) tidak ada batas waktunya, bahkan bisa jadi dalam  waktu yang relatif pendek darah sudah darah, sedangkan batasan maksimumnya adalah  40 hari
Jadi masa nifas ( puerperium ) adalah masa setelah keluarnya plasenta sampai alat-alat reproduksi pulih seperti sebelum hamil dan secara normal masa nifas berlansung selama 6 minggu atau 40 hari

B.     TUJUAN ASUHAN MASA NIFAS
Asuhan masa nifas diperlukan dalam periode ini karena merupakan masa kritis baik ibu maupun bayinya. Diperkirakan 60 % kematian ibu akibat kehamilan terjadi setelah persalinan dan 50 % kematian masa nifas terjadi dalam 24 jam pertama.
Masa neonatus merupakan masa kritis bagi kehidupan bayi, 2/3 kematian bayi terjadi dalam 4 minggu setelah persalinan dan 60% kematian BBL terjadi dalam waktu 7 hari setelah lahir. Dengan pemantauan melekat dan asuhan pada ibu dan bayi pada masa nifas dapat mencegah beberapa kematian ini.
Tujuan Asuhan masa nifas normal dibagi dua yaitu :
1.      Tujuan Umum
Membantu ibu dan pasangannya selama masa transisi awal mengasuh anak
2.      Tujuan khusus
a)      Menjaga kesehatan ibu dan bayi baik  fisik maupun psikologinya
b)      Melaksanakan skrining yang komprehensif, Mendeteksi masalah, mengobati / merujuk bila terjadi komplikasi pada ibu dan bayinya
c)      Memberikan pendidikan kesehatan tentang Perawatan kesehatan diri, Nutrisi, KB, Menyusui, Pemberian Imunisasi dan perawatan bayi sehat
d)     Memberikan pelayanan keluarga berencana

C.    PERAN DAN TANGGUNG JAWAB BIDAN DALAM MASA NIFAS
Peran dan tanggung jawab bidan dalam masa nifas adalah :
1.      Mendeteksi komplikasi dan perlunya rujukan
2.      Memberikan konseling untuk ibu dan keluarganya mengenai cara mencegah perdarahan, mengenali tanda bahaya, menjaga gizi yang baik, dan mempraktekan kebersihan yang aman
3.      Memfasilitasi hubungan dan ikatan batin antara ibu dan bayi
4.      Memulai dan mendorong pemberian ASI

D.    TAHAPAN MASA NIFAS
Masa nifas di bagi menjadi 3 tahap :
1.      Puerpurium Dini
Kepulihan dimana ibu telah diperbolehkan berdiri dan berjalan-jalan.
2.      Puerpurium Intermedial
Kepulihan menyeluruh alat-alat genetalia yang lamanya 6 – 8 minggu.
3.      Remote Puerperium
Waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna terutama bila selama hamil atau waktu persalinan mempunyai komplikasi.
Waktu untuk sehat sempurna bisa berminggu-minggu, bulanan , tahunan.

E.     PROGRAM DAN KEBIJAKAN MASA NIFAS
Paling sedikit 4 kali kunjungan masa nifas dilakukann untuk menilai status ibu dan BBL, dan untuk mencegah, mendeteksi, dan menangani masalah –masalah yang terjadi dalam masa nifas.

Asuhan kunjungan masa nifas normal

KUNJUNGAN
WAKTU
ASUHAN
I
6-8 Jam PP
1.      Mencegah perdarahan masa nifas karena atonia uteri
2.      Pemantauan keadaan umum ibu
3.      Melakukan hubungan antara ibu dan bayi ( Bounding Attacment )
4.      ASI Eksklusif
II
6 hari PP
1.      Memastikan involusio uterus berjalan normal, uterus berkontraksi, fundus di bawah umbilicus dan tidak ada tanda-tanda perdarahan abnormal
2.      Menilai adanya tanda-tanda demam, infeksi dan perdarahan abnormal
3.      Memastikan ibu mendapat istirahat yang cukup
4.      Memastikan ibu mendapat makanan yang bergizi
5.      Memastikan ibu menyusui dengan baik dan tidak memperlihatkan tanda-tanda penyulit



III
2 minggu PP
1.      Memastikan involusio uterus berjalan normal, uterus berkontraksi, fundus di bawah umbilicus dan tidak ada tanda-tanda perdarahan abnormal
2.      Menilai adanya tanda-tanda demam, infeksi dan perdarahan abnormal
3.      Memastikan ibu mendapat istirahat yang cukup
4.      Memastikan ibu mendapat makanan yang bergizi
5.      Memastikan ibu menyusui dengan baik dan tidak memperlihatkan tanda-tanda penyulit

IV
6 minggu PP
1.      Menanyakan pada ibu tentang peyulit-penyulit yang ibu alami
2.      Memberikan konseling untuk KB secara dini, Imunisasi, senam nifas , dan tanda-tanda bahaya yang dialami ibu dan bayi



























Tidak ada komentar:

Posting Komentar